Sabtu, 16 Juni 2012

Sistem Kontrol Kontinyu

0 komentar
A. Pengertian Sistem Kontrol Kontinyu
Sebelum kita definisikan sistem kontrol kontinyu secara keseluruhan, saya akan mendefinisikannya perkata dulu.

Sistem
Sistem adalah sesuatu yang memiliki beberapa sub-sistem yang terhubung satu dengan lainnya, mempunyai suatu input dan menghasilkan suatu output untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan/ ditetapkan.

Kontrol
Kontrol adalah pola yang menunjukkan sebuah sistem yang memiliki peraturan (regulation) atau mengikuti jalanan peristiwa (tracking phenomenon). Peraturan (regulation)  tersebut berhubungan dengan penolakan gangguan, sedangkan tracking berhubungan dengan output yang mengikuti input.

Kontinyu
Kontinyu adalah tidak terputus-putus atau sebuah sinyal yang nilainya sepanjang waktu, sedangkan discreate sebaliknya yaitu terputus-putus atau sinyal yang mempunyai nilai dari waktu tertentu saja, seperti pada t=n*0.1s dimana n = 0, 1, 2, 3 dst. 

Sistem Kontrol Kontinyu
Setelah adanya definisi perkata diatas, Maka Sistem Kontrol Kontinyu adalah sesuatu yang memiliki beberapa sub-sistem yang terhubung satu dengan lainnya dan memiliki input dan menghasilkan output yang dikontrol baik menggunakan regulation atau tracking phenomenon secara tidak terputus-putus (kontinyu) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

B. Manual VS Otomatis
Manual menandakan bahwa sebuah sistem membutuhkan campur tangan manusia untuk bekerja semestinya, sedangkan otomatis menandakan sebuah sistem memapu bekerja sendiri tanpa campur tangan manusia. Dan dalam sistem otomatis keberadaan manusia digantikan dengan alat yang disebut controller. Dalam kasus lain, sistem otomatis memiliki performa lebih baik dari pada sistem manual.

C. Loop Terbuka VS Loop Tertutup
Sebuah sistem dikatakan loop terbuka bila sistem tersebut tidak memiliki umpan balik, selain itu disebut loop tertutup. Feedback atau umpan balik didefinisikan sebagai sebuah hubungan penyampaian isyarat output ke kontroler. Isyarat ini menjadikan kontroler mampu menggerakkan sistem dengan tepat. Bayangkan bahwa sebuah sistem loop terbuka seperti seorang tunanetra yang sedang menembak suatu sasaran.
Gambar Sistem Kontrol Loop Tertutup 
Keterangan tambahan:
  • Plant adalah subjek dari sistem yang di kontrol.
  • Setpoint mewakili sebuah nilai yang diberikan oleh operator yang akan direalisasikan oleh sistem dan akan muncul pada output.
  • Sensor dan Pengkondisi sinyal adalah perangkat untuk mengukur output/ nilai aktual. Setpoint dan output dari sensor adalah sebagai input bagi kontroler. Dengan menggunakan algoritma, kontroler menghasilkan manipulasi/ sinyal terkontrol, yang dikirimkan ke plant melalui aktuator/ driver sehingga output/ nilai aktual sama dengan setpoint.
  • Error adalah perbedaan antara setpoint dan nilai aktual.
Diterjemahkan dan disempurnakan oleh seputar-elektronika dari diktat mata kuliah sistem kontrol kontinyu

Leave a Reply